Buscar

Little Author

Kamu, dan Duniamu

Prolog.

Hari itu, masih terlihat sama dengan hari-hari sebelumnya. Aku dengan payung biru yang selalu kubawa kemana saja dan kamu yang selalu membawa airphonemu kemana saja itu. Asik dengan duniamu sendiri. Seolah-olah tidak ada orang lain yang mengetahui bahwa kamu ada. Saat itu senja, dan aku melihatmu duduk di bangku di bawah pohon sambil menengadahkan kepalamu ke atas, menikmati udara sore yang kian menggelitik. Aku tersenyum melihatmu berada nyaman di bangku tersebut. Duduk diam tanpa tahu aku sedang memperhatikan. Hari itu, Kamis. Kelas sudah selesai dan kamu langsung pergi begitu saja. Saat itu, kamu hanya menggunakan seragam sekolah yang sudah belel dengan jaket jeans berada dipundakmu. Seperti biasa masih tampan. Dengan rambut yang masih acak-acakan. Kamu akhirnya melihat ke arahku. Tak tersenyum namun seakan menganalisa apa yang sedang kupikirkan. Hari itu, adalah hari dimana terakhir kita bertemu. Hari menjelang wisuda kelulusan SMA kita di sekolah SMA Triakti Mulia, sekolah elite dan bergengsi di wilayah Jakarta Barat. Hari-hari dimana aku berhenti untuk menganggumi dan berhenti untuk melihatmu tumbuh. Keseharianmu yang selalu tertidur di perpustakaan. Keseharianmu yang selalu berada di bawah pohon beringin taman sekolah belakang hanya untuk bolos mata pelajaran IPA. Saat itu juga aku telah bertekad bahwa aku harus melupakanmu. Menjalani hidup yang baru tanpamu dan jauh darimu. Sadar bahwa selama ini aku hanya berani memandangimu dari jauh dan tanpa berani mengucapkan salam. Sekali lagi kamu berada jauh disana, memandangiku seakan tahu aku tengah terpana. Kamu bangkit, lalu pergi.


ჱჱჱჱჱჱჱჱჱ