Buscar

Little Author

Mungkin, aku yang memang harus pergi

Mimpi itu berubah menjadi mimpi buruk
 Semuanya pun telah berubah dengan sendirinya
Dan aku pun
Telah mengubah pikiranku sendiri
Ketika kamu bersama dia
 Dulu aku murka
Rasa cemburu itu layaknya api yang sangat panas
Namun sekarang
Perlahan rasa itu hilang
 Perlahan rasa itu mati
 Walaupun aku telah menyingkirkan dia darimu pun
Aku tetap tak bisa meraihmu kembali
Lalu bagaimana yang harus aku lakukan sekarang?
Ya....
Aku memutuskan diam
Aku memutuskan menghilang
Aku memutuskan pergi
Mungkin memang Tuhan berkata lain
Mungkin memang takdir tak menyatukan kita
Namun percayalah
Kau beda
Kau adalah kau yang masih ada di hati
Mungkin suatu saat hal itu akan digantikan
Digantikan oleh orang yang bisa mengatakan
"Aku siap menemanimu bangkit. Pegang tanganku"
Tapi untuk sekarang
Jangan paksa aku mencari penggantimu
Jangan paksa aku untuk melupakanmu
Tapi paksa aku untuk mengubah perasaan ini
Perasaan yang entah apa namanya
Lalu aku menunggu?
Tidak! Aku tidak menunggu
Aku hanya diam sampai ada yang mencariku
Layaknya kamu dulu
Aku tak pernah tau kau akan datang
Aku tak pernah tau kau akan menjadi cintaku
Tuhanlah......
Waktulah.....
Kesempatan lah.......
Yang mengijinkanmu masuk di kehidupanku
Aku akan duduk diam
Melakukan apa yang aku cintai
Sampai ada orang yang datang menghampiri
Aku akan pergi dari hidupmu
Aku akan menjauhimu
Kuharap aku bisa
Karena aku
Pantas bahagia tanpamu

Kenapa harus ada dia kalau ada aku?

Aku disini
Aku menunggu
Aku diam
Aku sendiri
Dia disana
Dia pun menunggu
Dia diam
Namun dia bersamamu
Dulu, akulah dia
Dulu, kamu punya aku
Tapi sekarang, kamu punya dia
Lalu aku sama siapa?
Sama bayanganmu?
Setelah kamu kenal dia
Kamu berubah
Setelah kamu kenal dia
Senyumanmu bukan lagi untukku
Setelah kamu kenal dia
Kamu meninggalkanku
Lalu kamu anggap apa diriku?
Berikan alasan mengapa kamu lebih milih dia
Bukan aku...
Yang selalu berjuang agar semua baik-baik saja
Bukan aku...
Yang tak pernah berfikir membuka hati untuk orang lain
Entah aku ini apa
Entah aku ini baik atau bodoh
Aku terlalu gampang memberimu kepercayaan
Aku terlalu gampang memberimu celah dihatiku
Ya....
Aku terlalu gampang mencintaimu
Kau tak pernah tau apa yang aku rasakan ketika kau bersama dia
Kau tak pernah tau apa yang aku fikirkan ketika kau bersama dia
Bagimu semua itu mudah
Bagimu semua itu masa lalu
Dan aku mencoba mengerti semua itu
Lalu untuk apa aku mencintaimu?
Walaupun aku tau kau tak pernah menginginkanku lagi
Aku selalu berharap perkataanmu waktu itu hanya mimpi buruk
Perubahan itu menyakitkan, by.......
Yang manis menjadi pait
Tapi dari pait itu aku masih bisa merasakan yang manis
Yaitu dirimu
Bodohnya aku yang masih bisa menangisimu
Sampai kapan?
Aku selalu berusaha untuk tak menangis
Aku selalu berusaha terlihat aku bisa tanpamu
Tapi maaf
Hidupku belum bisa normal lagi
Hidupku yang sekarang adalah hidupku dari masa lalu
Dimana aku tinggal bersamamu
Tapi sekarang semuanya hambar
Dulu, hanya aku wanitamu
Sekarang, entah berapa wanita yang dekat denganmu
Namun aku?
Lihatlah aku.......
Dengan siapa aku bangkit?
 Tak ada
Tak ada yang membantuku untuk bangkit
Aku tau bangkit itu pilihan
Tapi bila seorang anak kecil jatuh
Apa mungkin dia berdiri sendiri?
Harus ada orang yang membantunya
Akulah anak kecil itu
Layaknya balita yang baru belajar jalan
Berusaha berdiri
Namun jatuh lagi
Begitulah seterusnya
Bantu aku
Bantu aku untuk menatap pelangi itu
Pelangi yang datang setelah hujan melanda

Jangan membuatku membenci apa yang aku cinta

Benci dan cinta
Cinta adalah sebuah perasaan dari hati dimana kita selalu memuja, mengagumi, dan menyayangi tanpa henti
Namun benci adalah sebuah perasaan dari hati dimana kita selalu marah, kesal dan geram tanpa henti
Ketika sebuah benci menjadi cinta
Itu adalah sebuah perasaan yang baik 
Namun jangan pernah berharap bahwa cinta itu akan berubah menjadi benci
Jangan lakukan itu padaku!
Jangan biarkan aku membencimu tanpa henti layaknya aku mencintai tanpa henti
Kamu adalah sosok lelaki yang aku cinta
Namun kamu bukanlah sosok lelaki yang aku benci
Kau boleh membenciku
Tapi jangan memperbolehkan aku membencimu
Kau tau kenapa?
Karena ketika aku membenci suatu hal
Jangan pernah mengharap cinta dariku lagi
Mungkin bagimu cinta dan benci dariku tak ada artinya
Lalu bagaimana denganku?
Yang membencimu saja aku tak sanggup
Yang membencimu saja aku tak bisa
Aku marah
Aku muak
Aku tak rela
Aku mau saja diam berhenti mencintaimu
Pura-pura layaknya aku membencimu
Namun jangan pernah kau berfikir
Bahwa aku akan membencimu
Karena dengan membencimu
Itu sama saja aku mengkhianati perasaan cintaku sendiri

Ikhlas itu tak segampang mengatakan

Hai........
Aku ikhlas..........
Katakan saja terus sampai mulut berbusa
Katakan saja sampai kau bosan
Apasih ikhlas?
Perasaan apa?
Apa yang harus dilakukan?
Berbicara mengenai ikhlas pasti mudah
Berbicara mengenai ikhlas pasti gampang
Pernahkah mendengar ini....
"Ayolah ikhlasin saja. Dia patut bahagia"
Atau...
"Jangan sedih, ikhlasin saja. Nanti dapat yang lebih baik lagi kok"
Hey, kalian kira ikhlas itu gampang?!
Kalau boleh jujur......
Terlalu sering aku menahan tangis untuk bilang.....
"Aku ikhlas kok. Kamu pantas bahagia tanpa aku"
Ini fakta....
Aku selalu munafik
Aku selalu menutup mataku
Dan bodohnya aku selalu bisa tersenyum
Walaupun rasanya aku ingin teriak
Rasanya aku ingin menangis kencang
Rasanya seperti ada yang menekan dadaku
Sesak
Namun, sudahlah toh aku harus belajar ikhlas
Aku harus bisa ikhlas dengan tulus
Tapi hebatnya
Sekarang aku sudah bisa menahan air mataku
Sekarang senyumku selalu bisa mengembang
Tapi aku tak tau
Apakah luka ini sudah sembuh atau belum
Apakah hatiku sudah benar-benar melupakan atau belum
Satu hal yang aku tau
 Sesak itu masih ada
Perih itu masih ada
Dan rasa sayang itu tak akan pernah hilang
 

Antara kamu dan mimpi

Kamu dan mimpi
Semua itu mempunyai kesamaan
Semua itu mempunyai hubungan
Mau tau apa?
Mimpi adalah suatu dunia dimana semua indah
Dan kamu....
Kamu adalah sebuah objek dari semua mimpi-mimpiku
Setiap aku bermimpi
Selalu kamu yang muncul di mimpiku
Walaupun banyak orang yang ada di mimpiku
Tetap kamu yang akan menjadi pemeran utamanya
Hubungan itu sangat kuat
Bahkan aku berharap itu semua bukan mimpi
Tapi suatu kenyataan yang sangat indah
Perbedaan kamu dan mimpi itu beda tipis
Tapi yang pasti....
Cuma di mimpi, aku bisa bertemu denganmu
Cuma di mimpi, aku bisa memilikimu
Cuma di mimpi. aku bisa memelukmu
Tapi di dunia mimpi, kamu adalah sebuah kenyataan
Dan di dunia nyata, kamu adalah sebuah mimpi
Lalu aku hidup di dunia apa?
Apa iya aku harus selalu menghindar dari kenyataan?
Bukankah itu namanya munafik?
Entahlah, mau itu di dunia mimpi atau nyata sekalipun
Aku tetap bisa melihat senyummu yang tampan
Aku tetap bisa mendengar tawamu yang renyah
Aku tetap bisa merasakan hangatnya pelukanmu
Aku tetap bisa merasakan hangatnya genggaman tanganmu
Aku tetap bisa merasakan lembutnya ciumanmu
Aku tetap bisa merasakan hadirmu
Hadirmu yang sangat jauh di dunia nyata

Menatap nanar sebuah perubahan

Berubah
Perubahan
Kamu layaknya power ranger yang akan berubah
Kamu layaknya super hero yang akan berubah
Bedanya adalah....
Mereka berubah untuk membasmi kejahatan
Sedangkan kamu?
Berubah untuk membasmi aku dihidup kamu?
Layaknya pengemis
Yang mengais dan menatap hingga ada yang memberi
Layaknya harapan 
Yang menatap lurus pada satu tujuan
Dulu semua indah
Dulu semua bahagia
Tapi itu dulu...
Dulu yang tak akan pernah bisa diulang
Dulu yang tak akan bisa terjadi lagi
Lalu aku?
Hanya bisa menatap dengan senyum entah apa namanya
Hanya bisa menatap bisu semua itu
Aku, yang terus mencoba mencari sebuah jawaban
Aku, yang hanya bisa bertanya di dalam hati
Aku, yang hanya bisa mencoba mengerti
Tapi kamu?
Entah apa yang kamu pikirkan
Entah apa yang kamu rasakan
Aku hanya bisa menebak dan menerka
Aku yang selalu tak ingin kamu pergi
Namun kamu....
Kamu yang selalu ingin aku pergi dari hidupmu
Kita berbeda
Semua berubah
Pernah aku bertanya......
Jika Tuhan menyatukan kita dengan waktu
Mengapa Tuhan memisahkan kita dengan waktu pula?
Mengapa Tuhan membiarkan waktu membuat semua jadi menyakitkan?
Apa itu semua akan terlihat layaknya kau seorang bayangan?
Bayangan yang tak akan bisa aku gapai lagi sampan kapanpun

22.49

Kau sebut jam berapa sekarang?
Kau anggap apa jam 22.49 itu?
Mimpi buruk? Ya memang benar itu mimpi buruk
Kenapa sih? Kenapa?
Kenapa sekarang tak seindah dulu?
Kenapa harus ada perubahan?
Kenapa aku masih tetap sama tapi kamu yang beda?
Kenapa?
Harapan? Untuk sebuah harapan?
Harapan apa?
Cuma berharap kamu jadi layaknya dirimu yang aku kenal?
Cuma berharap kita bisa tetap sama walaupun perubahan itu ada?
Kamu ganggu aku pun, aku senang
Kamu marahi aku pun, aku masih bisa tersenyum
Kamu benci aku pun, aku selalu tetap cinta
Lalu dimana yang salah?
Lalu siapa yang salah?
Lalu apa yang salah?
Kamu!
Berjuta orang ingin kenal kamu
Kamu!
Berjuta orang inginkan kamu
Lalu aku?
Pernah kamu lihat aku dipuja orang?
Pernah kamu lihat aku diinginkan orang?
Aku yang hanya ingin kamu memujaku layaknya aku memujamu
Aku yang hanya ingin kamu menginginkan aku 
Karena apa?
Cinta? Itu cinta?
Bagiku kamu adalah pangeran
Bagimu aku adalah upik abu
Upik abu yang tak akan pernah jadi cinderella
Upik abu yang tak akan pernah jadi ratu
Lalu untuk apa aku mengais sebuah harapan?
Berharap ada peri kecil yang akan mengubah hidupku?
Lalu untuk siapa aku berharap?
Tak perlu cintamu
Tak perlu nyawamu
Hanya inginkan kamu!
Kamu yang selama ini tak pernah terganti
Kamu yang masih jadi harapanku
Aku? Upik abu yang akan selalu jadi abu
Aku? Upik abu yang akan selalu jadi warna abu
Abu-kelabu
Tanpa warna
Tanpa cahaya
Warna itu telah hilang
Warna itu telah mati
Tak ada lagi yang menghiasi
Tak ada lagi yang mewarnai
Pelukis tampan itu sudah hilang
Ya.....
Dia hilang
Dia pergi
Tapi aku?
Karyanya yang tak akan pernah mati!

Mine


Ya. Selalu kamu yang terbaik yang aku miliki
Sampai kapan aku paham, kalau tak ada yang terbaik selain kamu di dunia ini
Egois memang. Cuma hal itu nyata untuk aku pahami
Kamu. Adalah sebagian kecil dari hidupku untuk tertawa
Kecil. Ya kecil untuk mengubah semua hal menjadi sangat indah 
Kecil untuk tau betapa aku sangat mencintaimu dibandingkan siapapun
Walaupun aku tau banyak orang yang mati matian untuk membuatmu bahagia
Tapi aku. Aku lebih baik mencintai dalam diam walaupun itu sangat sakit
Sakit untuk tahu bahwa cintamu bukan untukku lagi
Sampai kapan aku ingin bermimpi layaknya Cinderella?
Memakai gaun cantik dan berhiaskan sepatu kaca yang cantik
Aku tetap aku yang sangat mencintaimu
Aku tetap aku yang senantiasa menunggu kemuliaan hatimu
Aku tetap aku, menjadi diriku sendiri untuk kau cintai lagi layaknya aku mencintaimu
Aku yang sekarang merasakan layaknya perempuan itu mencintaimu dulu
Aku yang lebih ingin diam seribu bahasa saat kau datang dan pergi seenaknya
Aku yang masih tersenyum dan menangis untuk cinta yang aku sadar tak berbalas lagi
Aku yang hanya bisa menatap bayangan kenangan indah yang tak bisa aku raih lagi
Aku yang masih rentan untuk pergi dan tinggal bersamamu
Aku yang masih takut untuk menjadi mandiri tanpa dirimu
Aku yang masih tak ingin pergi meninggalkanmu dengan sejuta alasan 
Apakah kamu akan kembali?
Apakah ketika aku sudah bisa mandiri kau akan mencariku?
Apakah ketika aku sudah tampil mantap tanpamu, kau akan datang kembali padaku?
Aku sangat takut untuk hal itu
Aku sangat takut untuk memikirkannya
Aku sangat takut ketika hal itu akan benar adanya
Aku begitu takut menatap apa yang bukan aku
Karena tak ada yang mengajarkanku
Kau. Kau yang mengajarkanku saja sudah tak ingin datang lagi
Bagaimana kau bisa mengajarkanku?
Aku yang masih mencari apa itu cinta
Aku ya aku
Aku yang tak bisa hidup tanpamu
atau aku
Aku yang takut tak bisa hidup tanpamu

Secuil harapan terbang hilang bersamamu

Aku yang tak mengerti mengapa engkau pergi
Aku yang tak mengerti mengapa aku sangat merindukanmu
Aku yang tak jua mengerti mengapa kau dengan mudah pergi dengan hati yg lain
Aku yang masih tak mengerti mengapa aku masih bisa mencintaimu
Walaupun aku tau untuk apa aku mencintaimu? 
Aku yang menatap punggung indahmu yang sudah berjalan tanpa diriku lagi
Aku yang masih bisa tersenyum dan berkata "aku yakin kamu akan kembali untukku"
Untuk apa semua itu kulakukan? Untuk apa semua itu aku singgah kalau ternyata kamu pergi tak kunjung kembali? 
Menatap langit yang indah sendirian? Menatap embun pagi yang sangat dingin?
Untuk apa? Sampai kapan aku bisa menghadapi kenyataan kalau kau sudah tak lagi jadi milikku?
Menatap Bella Swan yg ditinggal pergi Edward?
Untuk itu aku sanggup bertahan? Untuk itu aku sanggup mencarimu?
Kau kembali dengan tatapan kosong.
Kau kembali dengan hatimu yg hampa tanpa diriku lagi
Dan kau tau? Aku masih bisa tersenyum dan tertawa menyambutmu datang di hidupku lagi
Aku yang selalu masih memimpikannmu
Aku yang masih sanggup menahan air mata ketika kau ingin pergi lagi
Sampai kau puas melakukannya, aku pun akan selalu puas memberikan yg terbaik untukmu

Normal

Yak. Pertama-pertama hai dulu semuanyaaaaaaaaaaaaaa :D udah lama gak blog-ing dan hiyaaaaaa gue kangen hehehe :* tahun 2012 adalah tahun pertama gue kembali blog-ing lagi. Dan judul pertama adalah ini nih, normal. Otomatis gak akan normal kayak yg nulis deh. sebenernya banyak bgt yg gue pengen tulis dari blog ini. dari yg enak sampe yg engga. tapi ya berhubung gue sibuk jadi ya gitu lah. posting gak jelas gini wkwkwk yah seperti judul blog yg satu ini, yaitu normal. gue akan bersikap normal layaknya manusia biasa tanpa hati, oke tanpa hati. you know what abaout heart? tanpa adanya cinta lo bisa apa? terbelenggu dalam dendam atau benci? cuma ada di neraka kalau emang itu yg lo butuhkan. see? bertahan sendiri dengan sejuta opini yg lo buat tanpa harus sibuk sibuk takut ada yg matahin opini itu. diri lo sendiri yg nyoba matahin kalau gue boleh milih. tanpa harus ada yg jelas dan pasti semua akan berjalan ya simple aja. sampai banyak org bilang "ayo nay move on, lupain dia" atau "dia itu brengsek, dia gak pantes dapet cinta lo. lo terlalu baik untuk dia" yap kata kata yg selalu membuat gue bertanya "apaan sih? gue yg ngasih cinta kenapa harus mereka yg repot" oke batu, gue emang pala batu yg gak pernah mandang kata kata itu buat acuan gue nyari yg lebih baik. nyari? diata barang apa? sampai sekarang pun gue bertahan di posisi gue sampai ada orang yg bener bener mau ngulurin tangannya buat bilang "ayo kita sama sama bangkit, kamu bisa minjem bahu aku buat nangis sekencang kamu bisa dan aku akan memberikan pelukan yg sangat kencang juga untukmu, supaya kamu bisa tertawa ceria lagi" nah itu! sampai sekarang belum ada. gue mau usaha kayak gimana? ngobral kayak cewek gampangan? atau menemukan pria pria kesepian yg mau jadi pacar gue? let me check, selama ini Tuhan lah yg ngasih semua pria pria itu. Tuhan lah yg memberikan arti cinta, arti genggaman pria tersebut yg oke gue sangat kangen dengan lelaki tersebut. sampai kapan? sampai gue mendapatkan apa yg gue pengen, pendengar. cuma seorang pendengar yg bisa bikin tenang, layaknya dia dulu yg dengan setia mendengarkan gue. mendengar keluh kesah gue saat gue lagi butuh seseorang. sosok itu lah yg bisa bikin gue oke "gue gak sendiri" selama ini selalu gue yg meyakinkan diri gue sendiri kalau "gue gak sendiri" meyakinkan kalau emang lo bukan pendengar gue lagi, meyakinkan kalau lo udah gak bisa jadi bagian cerita gue lagi. yg ada cuma kenangan kita, masa lalu kita yg sebenernya jahanam buat diingat. untuk lupa tidak sebatas gue lupa akan suatu hal yg fiksi, elo itu nyata dan akan selalu nyata dalam ingatan gue. selama ini gue berusaha untuk apa? sampai hati gue pun yakin semua ini akan berakhir dengan indah. gue masih punya mimpi dan gue masih punya harapan.gak akan ada yg bisa matahin harapan gue. ya karena yg gue bisa cuma berharap. berharap pada dunia nyata bukan negeri dongeng atau negeri sihir yg selalu happy ending!