Buscar

Little Author

Kenapa harus ada dia kalau ada aku?

Aku disini
Aku menunggu
Aku diam
Aku sendiri
Dia disana
Dia pun menunggu
Dia diam
Namun dia bersamamu
Dulu, akulah dia
Dulu, kamu punya aku
Tapi sekarang, kamu punya dia
Lalu aku sama siapa?
Sama bayanganmu?
Setelah kamu kenal dia
Kamu berubah
Setelah kamu kenal dia
Senyumanmu bukan lagi untukku
Setelah kamu kenal dia
Kamu meninggalkanku
Lalu kamu anggap apa diriku?
Berikan alasan mengapa kamu lebih milih dia
Bukan aku...
Yang selalu berjuang agar semua baik-baik saja
Bukan aku...
Yang tak pernah berfikir membuka hati untuk orang lain
Entah aku ini apa
Entah aku ini baik atau bodoh
Aku terlalu gampang memberimu kepercayaan
Aku terlalu gampang memberimu celah dihatiku
Ya....
Aku terlalu gampang mencintaimu
Kau tak pernah tau apa yang aku rasakan ketika kau bersama dia
Kau tak pernah tau apa yang aku fikirkan ketika kau bersama dia
Bagimu semua itu mudah
Bagimu semua itu masa lalu
Dan aku mencoba mengerti semua itu
Lalu untuk apa aku mencintaimu?
Walaupun aku tau kau tak pernah menginginkanku lagi
Aku selalu berharap perkataanmu waktu itu hanya mimpi buruk
Perubahan itu menyakitkan, by.......
Yang manis menjadi pait
Tapi dari pait itu aku masih bisa merasakan yang manis
Yaitu dirimu
Bodohnya aku yang masih bisa menangisimu
Sampai kapan?
Aku selalu berusaha untuk tak menangis
Aku selalu berusaha terlihat aku bisa tanpamu
Tapi maaf
Hidupku belum bisa normal lagi
Hidupku yang sekarang adalah hidupku dari masa lalu
Dimana aku tinggal bersamamu
Tapi sekarang semuanya hambar
Dulu, hanya aku wanitamu
Sekarang, entah berapa wanita yang dekat denganmu
Namun aku?
Lihatlah aku.......
Dengan siapa aku bangkit?
 Tak ada
Tak ada yang membantuku untuk bangkit
Aku tau bangkit itu pilihan
Tapi bila seorang anak kecil jatuh
Apa mungkin dia berdiri sendiri?
Harus ada orang yang membantunya
Akulah anak kecil itu
Layaknya balita yang baru belajar jalan
Berusaha berdiri
Namun jatuh lagi
Begitulah seterusnya
Bantu aku
Bantu aku untuk menatap pelangi itu
Pelangi yang datang setelah hujan melanda

0 komentar:

Posting Komentar