Mati
Tiada
Hilang
Perlahan semua memudar
Perlahan semua menghilang
Perlahan semua berakhir
Titik dimana kehangatan itu pergi
Tak meninggalkan berkas sedikitpun
Sunyi
Sepi
Semua itu masuk dalam tiap tetes keramaian
Semua itu hadir dalam seluk beluk kehiruk pikukan
Temaram sunyi namun pasti
Aku masih mencari celah dimana kehangatan itu datang
Aku masih mencari celah dimana rasa itu hadir
Namun semua hambar tak ada rasa
Semua pahit tak ada manis sama sekali
Aku panik..
Aku bingung...
Merasakan aku tak bisa lagi menelan coklat yang manis
Merasakan aku tak bisa lagi menelan tiramisu yang manis
Semuanya beku dalam satu rasa
Semuanya beku dalam satu cerita
Berpegang pada gula aku masih terus mencoba merasakan manis
Namun aku tetap saja gagal
Berpegang pada mesis aku terus melakukan agar manis itu terasa
Namun tetap saja semuanya pahit
Aku menyerah
Aku lelah
Aku berusaha menikmati tiap tetes pahit itu
Aku berusaha menikmati tiap tetes hitam itu
Dan rasanya..
Demi apapun itu tidak enak
Demi apapun itu tidak nikmat
Rasa manis itu hilang dalam sekejap tanpa meninggalkan senyum
Pahit itu datang dengan kemasaman muka yang pasti
Rasanya kecut...
Rasanya masam...
Tak ada yang mampu membuatku tersenyum puas
Yaaaa.
Aku merindukan rasa manis itu
Aku merindukan rasa senyum yang diberikan manis itu
Aku merindukan tetes demi tetes rasa manis itu
Aku merindukan sensasi yang diberikan manis itu
Yaitu...
Kebahagiaan


0 komentar:
Posting Komentar